Wakapolri : Pemilu Itu Pesta Demokrasi, Sambut dengan Senang-senang

Wakapolri Komjen Agus Adrianto usai bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di Pekanbaru, Riau.
Wakapolri Komjen Agus Adrianto usai bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di Pekanbaru, Riau.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Agus Adrianto kembali menegaskan netralitas Polri dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2024. Hal itu sudah diamanatkan oleh konstitusi Indonesia.


"TNI dan Polri netral, sudah jelas dalam undang-undang," tegas Agus usai menjalin Silaturahmi Kebangsaan Polri Presisi Untuk Negeri di Pekanbaru, Rabu siang, 22 November 2023.

Pernyataan ini dilontarkan Agus usai mendapat pertanyaan wartawan di Hotel Pangeran, tempat silaturahmi dengan ratusan tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda di Riau.

Dalam silaturahmi itu, Agus menyatakan simbol jari saat ini bisa menjadi panas dan memanaskan situasi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpancing.

Agus menerangkan, Pemilu merupakan pesta demokrasi. Layaknya pesta, Pemilu harus disambut dengan gembira dan bersenang-senang tanpa saling memusuhi satu dengan lainnya.

Perbedaan dalam pesta demokrasi menjadi hal lumrah sehingga seharusnya tidak dijadikan sebagai ajang permusuhan.

"Beda itu indah, menjadi berkah tanpa harus bermusuhan," kata Agus didampingi Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal.

Menurut Agus, Indonesia merupakan negeri kaya yang berbeda dengan negara lainnya. Di Indonesia ada ratusan suku dan ragam agama.

"Beda dengan negara lain yang hanya ada beberapa suku," ujar Agus.

Oleh karena itu, Agus mengajak masyarakat Indonesia menjaga persatuan dan kesatuan di tengah banyaknya keragaman.