Ribuan Warga Antusias Ikuti Bakti Sosial Polri Presisi untuk Negeri di Pekanbaru

Langsung Dipimpin Wakapolri Komjen Agus
Wakapolri Komjen Agus Adrianto menggendong balita yang dibawa orangtuanya mengikuti bakti kesehatan Polri Presisi untuk Negeri
Wakapolri Komjen Agus Adrianto menggendong balita yang dibawa orangtuanya mengikuti bakti kesehatan Polri Presisi untuk Negeri

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Agus Andrianto menggelar bakti sosial Polri Presisi untuk negeri di Gelanggang Remaja, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (23/11/2023) pagi.


Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Wakapolri Komjen Agus membagikan lebih kurang 10.000 paket sembako kepada masyarakat Kota Pekanbaru. Selain itu juga digelar bakti kesehatan yang diikuti 2.500 pasien serta beberapa kegiatan lainnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Riau Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal, pejabat utama dan seluruh Kapolres di Bumi Lancang Kuning.

Turut dilakukan bedah 15 rumah sebanyak yang tersebar di seluruh Riau dan pembuatan sumur bor di 5 titik di wilayah hukum Polsek Bukitraya.

Dalam amanahnya, Wakapolri menekankan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bersama bagi semua warga, tanpa memandang suku, agama, ras dan etnis dan miniatur Indonesia keberagaman yang harmonis tersebut ada di Riau.

"Harapan dari pimpinan menyelenggarakan kegiatan ini adalah untuk menjalin komunikasi yang baik antara seluruh anggota Polri dengan seluruh masyarakat yang berada di wilayah. Sehingga keberadaan Polri betul-betul bisa membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat," kata Komjen Agus.

Apalagi, kata Agus, program bakti sosial polri presisi ini didukung penuh oleh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pelaku usaha yang sukses di daerah masing-masing. 

"Oleh karena itu mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini khususnya di provinsi Riau sehingga perbedaan itu menjadi indah. Itulah berkah tanpa kita harus saling bermusuhan. Kalau kita bermusuhan akan menimbulkan masalah apabila tidak bisa dikendalikan akan yang semakin meluas menjadi kerusuhan dan pada akhirnya akan mengganggu stabilitas keamanan," ungkap Komjen Agus.

"Ini akan menjadi satu faktor yang penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Kesejahteraan tidak akan bisa tercapai kalau tidak aman," sambungnya.

Kesadaran itulah yang harus muncul dari masyarakat sehingga dapat meringankan tugas wakil-wakil pemerintah di daerah untuk mengawal, mendorong dan menjaga persatuan dan kesatuan.

"Apapun kondisi yang kita hadapi, orang hebat itu adalah orang yang bisa menghadapi masalah yang sulit. Oleh karena itu jangan takut menghadapi kesulitan. Karena kesulitan dan tantangan itu semakin meningkatkan kualitas kita," kata Komjen Agus.

Sementara dihadapan wartawan, Komjen Agus Adrianto mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan ini dilaksanakan sebagai sarana cooling system menjelang kontestasi politik pada tahun 2024 mendatang.

"Kontestasi politik yang tahapan-tahapannya sudah dilaksanakan saat ini, berpotensi untuk meningkatkan suhu kamtibmas. Untuk itu salah satu upaya yang dilakukan Polri guna mendinginkan situasi adalah menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan untuk masyarakat," kata Wakapolri.

Agus menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

"Kepercayaan masyarakat adalah modal penting dalam melakukan transformasi dan menggerakkkan reformasi Polri di semua aspek dan semua tingkatan ke arah yang lebih baik," ujar Agus.

Agus menambahkan, di sisi lain Polri ingin dicintai dan disayangi oleh masyarakat.

"Saya rasa keinginan ini mustahil dapat diwujudkan, justru yang harus dilakukan sebaliknya mindset atau pola pikir kita semua yg harus dirubah dimana Polri lah yang harus menyayangi dan mencintai masyarakat," kata Komjen Agus.

Selain itu, Komjen Agus juga mengajak seluruh pemerintah termasuk Polri untuk menjaga stabilitas ekonomi dan membentengi masyarakat dari ancaman inflasi. 

"Saya juga meminta kepada para pejabat khususnya kepolisian untuk turut membantu meningkatkan ketahanan pangan dan taraf ekonomi masyarakat," kata Komjen Agus.

"Tindak tegas segala bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat. Jaga kepercayaan publik, sehingga kita dapat mengawal setiap program pemerintah yang pada dasarnya dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Komjen Agus.