Cerita Pendaki Gunung Marapi Saat Erupsi Terjadi, Seperti Gemuruh Pesawat Terbang

Pendaki Gunung Marapi yang selamat saat erupsi terjadi.
Pendaki Gunung Marapi yang selamat saat erupsi terjadi.

Sebanyak 25 pendaki asal Riau berhasil turun dan dievakuasi setelah Gunung Marapi erupsi. Saat ini, tinggal 4 pendaki asal Bumi Lancang Kuning yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian petugas gabungan. 


Salah seorang pendaki gunung asal Riau adalah Muhammad Afif. Dia berasal dari Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Muhammad Afif bercerita dirinya selamat saat insiden erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar, Minggu, 3 Desember 2023 sekitar pukul 14.54 WIB.

Afif bersama tiga orang rekannya berangkat dari Batu Palano, Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumbar.

Saat sampai di atas, dirinya mendengar gemuruh seperti pesawat melintas dari dekat. Tidak hanya itu, Afif tiba-tiba bersama rekannya dikagetkan dengan hujan batu.

"Saat kejadian saya mendengar suara pesawat, terus keluar asap hingga turun batu dari atas kayak hujan batu gitu, langsung kami sembunyi di jalur tikus,” ujar Afif saat diwawancara oleh awak media, Senin, 4 Desember 2023.

Lalu, ia turun dari Gunung Marapi itu setelah erupsi mulai tenang dan sampai ke Pos BKSDA sekitar pukul 6 sore.

“Kami turun sendiri. Saat itu kami baru naik jadi belum sampai ke puncak, kejadian nya itu sekitar jam 3 sore. Perasaan kami panik dan syok,” jelasnya.

Afif juga bercerita kalau dirinya sudah 4 kali melakukan pendakian di Gunung Marapi dan baru merasakan kejadian erupsi kali pertama.

"Baru pertama merasakan kejadian ini, saya masih trauma dan syok."

“Kami turun sendiri saat itu bantuan belum datang. Kejadian nya itu sekitar jam 3 sore," pungkasnya.